Iklan Google
Home » » Proyek Kingfisher Ditargetkan Habis Terjual Bulan Depan

Proyek Kingfisher Ditargetkan Habis Terjual Bulan Depan

Written By Kabar Riau on Friday, April 12, 2013 | 8:15 PM

Booming properti di Selandia Baru ternyata juga dirasakan oleh pengembang asal negeri Kiwi: Myland Partners Corporation. Salah satu buktinya, penjualan proyek Kingfisher - Great Lake Taupo kini sudah mencapai 65%, sejak mulai dipasarkan pada November 2012 lalu.

“Dari angka penjualan tersebut, setengah pembelinya berasal dari Indonesia, dengan total nilai USD7 juta. Kami mencatat, lebih dari 20 orang super kaya di Indonesia menjadi pembeli properti Kingfisher, dimana sebagian besar membayar dengan cara tunai yang dilunasi dalam satu bulan,” kata Farhat Moinfar, Direktur Myland Partners dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (11/4).

Baca Juga: Kingfisher Great Lake Taupo, Peluang Investasi di Selandia Baru

Melihat animo yang luar biasa dari pembeli di Tanah Air, Myland Partners kembali mengadakan pameran dan seminar investasi properti Selandia Baru pada tanggal 13 - 14 April 2013, di Hotel Mulia Senayan?Jakarta.

“Tak hanya itu, kami  juga membuka kantor representatif di Jakarta,” imbuh Farhat yang merencanakan proyek ini akan habis terjual pada Mei 2013.

Lihat Dulu Sebelum MembeliUntuk menarik peminat, Myland Partners membesut program ‘fly before you buy’ yang menawarkan para investor untuk berkunjung ke lokasi, sebelum mereka memutuskan untuk membeli. Dalam beberapa bulan terakhir, telah lebih dari 20 penerbangan ke lokasi Kingfisher di Selandia Baru dengan tingkat konversi 100%.

“Ini berarti setiap investor yang melakukan kunjungan lokasi akhirnya membeli,” kata Farhat. “Kami adalah satu-satunya developer di Selandia Baru yang memberikan kunjungan sebelum membeli. Calon konsumen cukup memberi tanda jadi senilai NZD5.000.”



Lebih lanjut, dia menerangkan, Kingfisher menawarkan capital gain sebesar 7% -  8% per tahun. Bahkan, kenaikan harga mencapai 10% sejak pertama kali diluncurkan.

“Jika tahun lalu kami hanya memberikan diskon hingga 45% dari valuation price, saat ini kami bisa memberi diskon sebesar 50% dari valuation price,” kata Farhat sedikit berpromosi.

Valuation price adalah hasil penilaian atas proyek yang dilakukan oleh penilai terdaftar dan memiliki standar pemerintah. Penilaian biasa dilakukan sebelum proyek dipasarkan.

“Pembeli diuntungkan, karena selain kebijakan pemerintah yang membebaskan aneka pajak, infrastruktur dan fasilitas di proyek sudah jadi dan sertifikat kepemilikan sudah siap dipecah. Prosesnya pun hanya dua minggu,” pungkas Farhat.
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

Iklan Google

Metroterkini.com

Iklan Google


 
Support : Kabar Riau | Metro Terkini | Twitter
Copyright © 2013. Kabar Bisnis - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CV. Sartika Annisa Pratama
Proudly powered by Blogger